Home » Personal

Tips: Sukses Menghadapi Financial Crisis 2009

1 December 2008 2 Comments

10% kenaikan pada angka penganguran akan “diikuti” oleh kenaikan angka kematian 1,2%, serangan jantung naik 1.7%, bunuh diri naik 1,7% dan harapan hidup berkurang 7 tahun demikian analisis ekonomi Kompas Senin 1 Januari, 2008.

Banyak ahli-ahli ekonomi memperkirakan dampak krisis finansial global ini akan lebih terasa dampak negatifnya di tahun 2009. Mungkin Anda masih berpikir bahwa usaha atau profesi Anda tidak akan terpengaruh. Sedikit atau banyak kita yang di Indonesia akan terpengaruh krisis global ini, karena banyak sekali sektor usaha kita yang masih tergantung produk buatan luar negeri. Tahun 2009 yang akan datang akan dipenuhi dengan ketidakpastian. Apakah yang akan Anda lakukan untuk survive bahkan berkembang di tahun depan?

Yang dapat kita semua lakukan adalah “melihat ke dalam”, kaji ulang kelebihan Anda masing-masing. Jika Anda merasa tidak punya kelebihan, bangun atau ciptakan kelebihan itu dengan melakukan pengembangan diri melalui buku, seminar dan sarana lainnya. Anda pasti ahli dalam suatu hal tertentu.

Semakin cepat kita menemukan atau membangun kelebihan-kelebihan ini,Anda semakin punya kesempatan untuk “survive” di tahun depan. Anda dapat lebih berkembang dan sukses jika Anda fokus  mengembangkan diri Anda, dibanding jika Anda hanya menunggu nasib.

Singapura sendiri menjalankan program pelatihan peningkatan skill dimana mereka dapat mengikuti program pelatihan gratis (atau dengan biaya minimal) yang diselenggarakan olehpemerintah. Program pelatihan ini mencakup pelatihan komputer, keuangan dasar sampai dengan pelatihan kewiraswastaan.

Di Indonesia banyak organisasi kewiraswastaan seperti PROFEC (Professional and Entrepreneur Club) atau TDA (Tangan Di Atas)  yang seringkali mengadakan bimbingan atau pelatihan dengan biaya yang sangat terjangkau bagi mereka yang tertarik menjadi pengusaha atau menambah network. Selain mengikuti organisasi non-profit seperti ini, Anda juga dapat menambah pengetahuan dan mengikuti berbagai program pelatihan.

Dalam mencari dan mengikuti program pelatihan pengembangan diri, pertimbangkan program pelatihan usaha yang  faktor resikonya kecil dan biaya terjangkau. Salah satu yang dapat dipertimbangkan adalah program pelatihan usaha berbasis internet marketing.

Kelebihan usaha internet marketing dibandingkan usaha lainnya adalah:

1. tidak perlu modal besar (hosting hanya sekitar Rp. 100 ribu/bulan)
2. faktor resiko sangat kecil – bahkan hampir tidak ada
3. tingkat profit yang sangat tinggi (sekitar 90%)
4. sistem usaha dapat berjalan secara autopilot
5. pangsa pasar internasional yang sangat besar (sekitar 500 jt orang online buyers)
6. tidak ada biaya overhead seperti biaya pegawai, kantor dan lainnya
7. tidak perlu inventory karena yang dijual adalah informasi digital
8. penghasilan dalam bentuk US$

Sebenarnya diluar usaha internet marketing masih ada usaha lainnya, tetapi yakinkan bahwa usaha yang Anda pilih memberikan nilai tambah dan dicari-cari oleh orang banyak dan sifatnya global. Contoh paling sederhana Jangan sampai pernah terlibat dengan usaha berbasis internet yang mengandung unsur arisan berantai, money game atau  program afiliasi dimana Anda harus membeli/membayar terlebih dahulu. Bekali diri Anda dengan senjata yang ampuh menghadapi tahun 2009 yang dipenuhi dengan serba  ketidakpastian ini.

Satu hal lagi yang tidak kalah pentingnya dengan pengembangan diri Anda sendiri adalah memperluas network atau jejaring Anda, baik jejaring pribadi maupun profesional. Survey membuktikan bahwa network memegang peranan penting dalam perkembangan karir maupun usaha seseorang.

Ingat krisis moneter tahun 1998? Dimana Thailand dan Malaysia lebih cepat “pulih” dari pada Indonesia? Salah satu faktor utamanya adalah jiwa entrepreneur sudah lebih dahulu ditanamkan di negara-negara tersebut.

Sekarang jangan ketinggalan lagi, Action sekarang juga!

2 Comments »

  • Edwin Maolana said:

    Pak Alex, saya niat banget mendirikan Affiliate Networking di Indonesia. Gimana Pak caranya? apakah sudah ada di Indonesia? saya siap jadi partner Pak kalau ada niat yang sama.

    Saya pengen banget para pengangguran bisa menjadi seorang bisnis owner dengan menjual produk merchant. Paling tidak kita jual produk dalam negeri sendiri, atau produk luar negeri yang ada di Indonesia. Perlu survey dulu kali ya Pak?

    Dibanding MLM yang harus membayar atau membeli produk tersebut. Saya pikir Affliate lebih cocok diterapkan di Indonesia. Bagaimana menurut Pak Alex.

    To Our Country Success…

  • Adriyan Gobel said:

    Pak Alex,

    It’s amazing Pak! hari ini saya dapat 42 order, padahal harganya baru saja saya naikan menjadi Rp.100,000. Internet Marketing memang luarrr biasa!! Terima kasih atas support Pak Alex dan IMFreedom!

    Adriyan
    http://www.KayaDariOptions.com

Leave your response!

Add your comment below, or trackback from your own site. You can also subscribe to these comments via RSS.

Be nice. Keep it clean. Stay on topic. No spam.

You can use these tags:
<a href="" title=""> <abbr title=""> <acronym title=""> <b> <blockquote cite=""> <cite> <code> <del datetime=""> <em> <i> <q cite=""> <s> <strike> <strong>

This is a Gravatar-enabled weblog. To get your own globally-recognized-avatar, please register at Gravatar.